Aplikasi Bisnis Online Yang Ramah Pengguna

Maraknya penggunaan serba online saat ini membuat beberapa orang memilih melakukan berbagai hal secara daring. Aktiviastnya bermacam-macam, tanpa terkecuali aktivitas jual-beli. Untuk memudahkan prosesnya, sekarang ini banyak tersedia layanan aplikasi bisnis online di Indonesia.

Bagaimana membuat aplikasi bisnis online yang ramah pengguna?

aplikasi bisnis online 2

1. Buat sketsa Ide Aplikasi Anda
Setiap aplikasi untuk bisnis online dimulai dengan sebuah ide. Tidak perlu besar, inovatif, atau pintar. Ide saja sudah cukup baik. Buat sketsa ide aplikasi Anda dengan pena dan kertas. Tujuannya adalah membuat ide menjadi nyata. Anda menentukan cara kerja aplikasi Anda dan apa fiturnya, sebelum Anda mulai mengembangkan aplikasi. Semudah itu!

Anda tidak memerlukan alat khusus untuk membuat sketsa ide aplikasi Anda. Pena dan buku catatan sudah cukup. Mulailah membuat sketsa, buat daftar fitur, dan lihat apakah ide tersebut menjadi nyata di atas kertas.

2. Lakukan Riset Pasar
Riset pasar sering kali dilewati oleh pengembang aplikasi bisnis online, meskipun itu adalah bagian penting dalam membuat aplikasi. Anda dapat menghemat waktu dan tenaga dengan melakukan penelitian di awal. Sebelum membuat aplikasi, Anda ingin tahu apakah ide aplikasi Anda dapat dijalankan. Anda mengajukan pertanyaan seperti:

  • Apa aplikasi dan pesaing alternatif di pasar?
  • Apa yang diinginkan calon pelanggan? Apa kebutuhan dan keinginan mereka?
  • Berapa biaya yang harus saya kenakan untuk aplikasi saya? Apa model bisnis yang bagus?

Melakukan riset pasar sebelum Anda membuat aplikasi dapat menyelamatkan Anda dari membuat banyak kesalahan sejak dini. Anda memvalidasi asumsi dan menilai kebutuhan calon pelanggan.

Dua jenis riset pasar sangat membantu:

  • Cari tahu kesalahan apa yang dilakukan pesaing Anda
  • Mencari tahu apakah orang mencari aplikasi seperti milik Anda

Betul sekali! Anda dapat memperkirakan permintaan suatu aplikasi bisnis online tanpa membuatnya terlebih dahulu. Dalam tutorial ini saya akan menunjukkan kepada Anda cara menggunakan Google Trends dan Perencana Kata Kunci untuk mengukur permintaan akan aplikasi daftar tugas yang sederhana.

3. Buat Maket Aplikasi Anda
Yang terbaik adalah membuat maket sebelum Anda mulai membuat aplikasi. Maket adalah sketsa kasar dari tata letak, antarmuka pengguna (UI), dan alur aplikasi Anda. Maket menunjukkan kepada Anda seperti apa aplikasi itu, tanpa mengganggu Anda dengan detail yang tidak perlu. Ini adalah pendekatan fungsional dan bukan estetika untuk desain aplikasi Anda. Maket juga harus mendeskripsikan aliran dan interaksi aplikasi Anda. Apa yang terjadi jika Anda mengetuk tombol itu? Bagaimana Anda berpindah dari layar A ke layar B? Apa aliran navigasi aplikasi Anda?

Saya sarankan Anda menggunakan Balsamiq Mockups untuk membuat mockup aplikasi Anda. Perangkat lunak ini menyertakan banyak kerangka UI, dan mereka telah mencapai keseimbangan yang baik antara kekasaran dan fleksibilitas. Saya telah menggunakan Balsamiq selama bertahun-tahun – ini adalah aplikasi yang sangat cocok dengan Anda, dan sangat cocok dengan alur kerja saya. Saat Anda membuat aplikasi untuk klien atau perusahaan, membuat mockup adalah peluang bagus untuk menunjukkan kepada mereka hasil akhirnya sebelum membuat aplikasi. Anda dapat memandu mereka melalui UI, dengan menggunakan maket, dan membantu mereka melihat dan membayangkan aplikasi yang lengkap. Saya selalu menggunakan maket dalam rapat penjualan dengan klien.

4. Buat Desain Grafis Aplikasi Anda
Sekarang proyek Anda mulai terbentuk, sekarang saatnya membuat desain grafis untuk aplikasi bisnis online Anda. Desain aplikasi Anda mencakup detail visual dengan piksel sempurna, efek grafis, aset gambar, dan terkadang bahkan animasi dan desain gerakan. Desainer grafis profesional menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk berlatih dan menyempurnakan keahlian mereka, dan desainer grafis yang baik dapat memberikan hasil yang 100x lebih baik daripada desainer yang tidak berpengalaman, seperti Anda (dengan asumsi Anda adalah seorang pengembang). Sebagai pengembang aplikasi, Anda harus memanfaatkan kekuatan Anda, dan itu berarti melakukan outsourcing pekerjaan yang tidak terlalu Anda kuasai. Manfaatkan platform seperti Upwork atau Toptal untuk menyewa desainer grafis profesional.